header ads

Empat Pelaku Pengeroyokan di Kediri Diamankan Polisi

INFOKEDIRIRAYA.COM - Empat orang oknum anggota perguruan silat diamankan Satreskrim Polres Kediri terkait aksi pengeroyokan. Empat oknum tersebut melakukan pengeroyokan terhadap pengguna jalan di 2 TKP yang berbeda yakni di wilayah Grogol, Kabupaten Kediri dan Mojoroto, Kota Kediri.

Kasus pertama terjadi sekitar awal oktober TKP di Grogol. Polisi mengamankan 2 orang oknum anggota perguruan silat yakni LA (21) dan WBS, (32). Keduanya merupakan warga Kecamatan Banyakan dan Kecamatan Tarokan.

Menurut Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Girindra Wardana, peristiwa tersebut terjadi saat konvoi anggota salah satu perguruan silat memenuhi jalan. Kemudian ada pengendara motor yang berlawanan arah, yang tanpa tahu apa-apa, menjadi korban dari penganiayaan.

“Peristiwa di Kecamatan Grogol berawal dari adanya konvoi salah satu perguruan silat. Dari arah berlawanan ada pengendara motor dan menjadi korban pengeroyokan,” ujar AKP Girindra Wardhana.

Pada pertengahan Oktober lalu kasus serupa juga terjadi di TKP wilayah Mojoroto. Dua oknum anggota perguruan silat yang masih di bawah umur yakni FlH dan MFA diamankan. Keduanya warga Gampeng dan Ngronggot, Nganjuk.

“Di depan MTS dan sekitar GOR, di situ terjadi pengeroyokan. Pengendara motor berlawanan arah, tidak tahu apa-apa, juga menjadi korban, ” tambahnya lagi.

AKP Girindra Wardhana menambahkan atas perbuatannya, dua pelaku dewasa dijerat dengan Pasal 170 KUHP. Sementara untuk pelaku yang masih di bawah umur dikenai pasal 81 Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Untuk proses hukum untuk pelaku dewasa. kita laksanakan sesuai prosedur. Kita amankan Mako Polres Kediri kota, untuk kita laksanakan tindak lanjut. Untuk yang pelaku di bawah umur, kita koordinasi dengan Bapas, untuk ke depannya akan dilaksanakan langkah-langkah selanjutnya,” ungkapnya.

AKP Girindra Wardhana menghimbau masyarakat tenang dan tidak terpancing. Ia juga mengingatkan bahwa dengan kondisi masih pandemi, kumpul-kumpul, arak-arakan dan konvoi juga masih belum diizinkan.

Post a Comment

0 Comments