header ads

Mas Dhito Akan Patenkan Pakaian Adat Kabupaten Kediri

INFOKEDIRIRAYA.COM - Pemkab Kediri akan segera merilis pakaian khas adat Kabupaten Kediri pada tahun 2022.

           Foto: instagram: @saif_khan

Pakaian khas ini sudah dilakukan pengkajian yang berlangsung pada 26 November sampai 20 Desember 2021.

Adapun tim pengkajian pakaian khas Kabupaten Kediri melibatkan kalangan akademisi, arkeolog, desainer dan pembatik, budayawan, maupun tim internal dari Pemkab Kediri. 

Berdasarkan kajian susastra dari sumber-sumber yang ada, akhirnya menetapkan motif gringsing dan lidah api. Gringsing diambil dari cerita Panji dan Candrakirana. Adapun motif lidah api merupakan representasi dari ibu kota Kediri yakni Dahanapura. Motif lidah api itu berkembang di ekonografi patung, dan candi-candi yang ada di Kediri. 


Pakaian khas Kediri untuk pria dinamakan Wdihan Kadiri dan untuk perempuan Ken Kadiri. Pakaian pria ada dua jenis baik untuk keseharian yang dinamakan Wdihan Kadiri Mapanji, dan untuk pakaian resmi Wdihan Kadiri Satria. Sedangkan untuk perempuan menggunakan sanggul yang dinamakan Padmagiri dengan hiasan berbentuk bunga teratai (padma) emas yang melambangkan Kediri itu wilayah yang kesuburannya diapit gunung.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mengaku bangga karena Kediri akhirnya memiliki pakaian khas yang menjadi kebanggaan. "Saya minta untuk dipatenkan, hak kekayaan intelektualnya (HAKI)," kata Mas Dhito, sapaan akrab Bupati.


Pengurusan HAKI untuk suatu hasil karya sangat penting. Terlebih pakaian khas ini nantinya sangat mungkin menjadi pakaian adat. Berdasarkan usulan dalam pertemuan itu, sebelum mendaftar hak paten akan dibuatkan SK bupati. 

Post a Comment

0 Comments